Bisnis network marketing terbaik

Bisnis network marketing terbaik

Guys, tahu tentang bisnis network marketing? atau kalau istilah ini terlalu keren, bahasa lainnya adalah pemasaran jaringan. Nah kalau bahasa pasarnya nih banyak yang mengenalnya sebagai bisnis MLM (multilevel marketing). Meskipun di kemudian hari bisnis MLM telah berevolusi menjadi berbagai macam model pemasaran yang semakin dipercantik agar menarik minat orang banyak untuk terjun ke dalam bisnis ini. Ada juga yang mengistilahkannya sebagai pemasaran langsung (direct selling). By the way, kamu pernah terjun ke dalam bisnis sejenis ini? atau minimal pernah mendapatkan tawaran bisnisnya dari orang lain?

Bagi kamu yang baru saja berkenalan dengan bisnis pemasaran jaringan, mudah-mudahan sharing tulisan saya ini bisa menjadi masukan buat jalan sukses kamu. Bagi kamu yang belum pernah berminat untuk menjalankan bisnis ini, it’s OK, dengan membaca tulisan ini mudah-mudahan bisa membuka wawasan kamu bahwa bisnis pemasaran jaringan adalah bisnis riil dan telah menjadi industri besar di dunia tempat kita bernafas ini, termasuk di Indonesia.

Bisnis pemasaran jaringan mulai ramai muncul ke permukaan dan ramai dibicarakan orang Indonesia di awal tahun 1990-an. Di masa yang sama, Robert T. Kiyosaki pun meramaikan khasanah pengetahuan bisnis di Indonesia bahkan buku-bukunya menjadi semacam “kitab suci” bagi para pelaku bisnis pemasaran jaringan untuk mencapai tujuan mulia “bebas secara finansial”, “membuat uang bekerja untuk kita bukan sebaliknya kita yang bekerja untuk uang”, atau “pindah kuadran dari karyawan/self-employment menjadi investor/pemilik bisnis”.

Berbagai macam jenis produk telah dipasarkan melalui sistem pemasaran jaringan. Alasan umum orang-orang terjun ke bisnis ini adalah keinginan mereka untuk bisa memiliki suatu bisnis mandiri tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka sebelumnya, ada juga yang bermimpi melakukan suatu lompatan income dalam waktu relatif cepat daripada meniti karir puluhan tahun untuk sampai struktur top di suatu perusahaan/instansi. Alasan lainnya adalah karena jumlah modal yang dikeluarkan untuk terjun ke bisnis ini relatif lebih kecil dibandingkan menjalankan suatu bisnis jual-beli konvensional yang selalu memerlukan tempat khusus, stok barang, dan juga keterikatan waktu.

Bagi mereka yang menolak mentah-mentah bisnis ini, bisa jadi dikarenakan ketidakpercayaan melihat daya tarik yang ditawarkan bisnis ini dengan segala iming-iming suksesnya. Mereka mengatakan bisnis ini “terlalu ideal untuk bisa diterima”, tidak realistis dengan income sekian, reward ini, bonus itu, singkatnya mereka menyimpulkan bisnis ini sulit dipercaya. Belum lagi semakin berjamurnya bisnis ini dengan segala pemabahruan-pembaharuan modelnya dari macam-macam nama MLM, selalu ada aja bisnis MLM yang muncul setiap tahun dari skala lokal, nasional, bahkan multinasional. Keramaian jagat MLM ini alhasil membuat kalangan antipati terhadap bisnis MLM semakin jengah.

Let’s see guys. Suatu hal yang tidak bisa dipungkiri bahwa bisnis jaringan telah berkembang masif sejak awal kemunculannya di dunia di tahun 1950. Bisnis jaringan saat ini telah diterima khalayak umum sebagai suatu industri besar yang menopang daya ekonomi masyarakat. Coba deh kamu perhatikan, jenis produk apa sih yang dijual di warung yang tidak dipasarkan juga lewat bisnis jaringan MLM?

Gimana pun juga, fakta mengungkap bahwa keberhasilan dan perkembangan drastis bisnis jaringan juga melahirkan kecurangan. Banyak bermunculan bisnis-bisnis karbitan dengan model MLM yang pada praktiknnya adalah perusahaan money games belaka dengan skema piramida yang hanya menguntungkan orang-orang yang bergabung di awal dan mengeksploitasi orang-orang yang baru bergabung kemudian. Ada juga MLM yang menjual produk berkualitas rendah dengan harga selangit. Perusahaan jenis ini bertujuan hanya meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dari para anggota dan pelanggannya. Umumnya MLM gadungan ini tidak didukung oleh infrastruktur yang memadai untuk memenuhi kualitas sebagai perusahaan yang sehat, dan mereka tidak berkomitmen untuk menyejahterakan para anggotanya. Pebisnis-pebisnis karbitan ini dengan rakusnya menjadikan MLM sebagai kendaraan dalam tahun-tahun awal untuk mengumpulkan uang dan kemudian mereka akan menghilang dan meninggalkan pebisnis-pebisnis baru di bawahnya. Biasanya mereka akan mengulang siklus “sukses” ini dengan mendirikan perusahaan MLM baru di tahun berikutnya yang menawarkan rayuan bahwa sistem pemasaran baru ini lebih mudah dijalankan, memiliki rencana kompensasi yang lebih dahsyat.

Alhasil, fenomena-fenomena itulah yang memberikan citra negatif buruk perusahaan pemasaran jaringan lainnya yang justru benar-benar membangun bisnis dengan cara-cara yang cerdas dan memberikan kesejahteraan bagi para pelaku bisnis yang terjun ke dalamnya. Itulah diperlukan kehati-hatian penilaian sebelum kamu memutuskan bergabung ke dalam sautu bisnis jaringan, ketimbang kamu buru-buru menjustifikasi, labelling, menyamakan semua nama bisnis pemasaran jaringan sebagai bisnis yang membahayakan orang. Faktanya di luar sana tidak sedikit perusahaan pemsaran jaringan yang telah berkontribusi aktif memberikan keuntungan kepada para pelanggannya dengan produk-produk berkualitas dan sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan para pemasarnya (pebisnisnya) dengan sangat fantastis, dan bisnisnya punt terus berjalan dengan efektif.

Bisnis network marketing terbaik

Dalam memilih suatu bisnis pemsaran jaringan terbaik, berikut hal-hal pertama yang harus kamu pastikan ada:

  1. Diawasi oleh pemerintah/memiliki ijin resmi

Untuk perusahaan pemasaran jaringan yang menawarkan produk barang harus mendapatkan ijin pemerintah berupa SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan. Perusahaan MLM produk secara profesional tergabung ke dalam asosiasi industrinya yakni APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia). Ijin BPPOM juga diperlukan untuk produk-produk makanan, minuman, kosmetik, dan kesehatan/obat. Di Indonesia ijin legalitas MUI juga perlu untuk kehalalan produk tersebut.

Untuk perusahaan pemasaran jaringan yang memasarkan produk-produk keuangan misalnya asuransi, pastikan terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan tergabung ke dalam asosiasi AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia).

Surat ijin resmi memiliki masa batas berlaku, jadi pastikan juga durasi ijin perusahaannya. Kamu bisa memeriksa legalitas perusahaan itu di web www.apli.co.id, www.aaji.co.id, www.ojk.co.id. Untuk perusahaan skala multinasional periksa di www.wdfsa.org.Ini syarat utama dan pertama guys! Jangan pernah men-skip syarat ini. Tidak dipenuhinya syarat ini sudah cukup menyimpulkan bahwa bisnis yang dijalankan perusahaan jaringan tersebut adalah ilegal dan berpotensi membahayakan dan merugikan orang banyak baik secara fisik maupun finansial. Sayangnya di negeri kita ini, pengawasan terhadap legalitas bisnis perusahaan pemasaran jaringan masih lemah. Kamu pasti sering nemuin model-model bisnis money games yang sejatinya dilarang namun masih saja berseliweran di mana-mana. Bisa jadi karena tindakan penanganan dari pemerintah sebagai pihak berwenang hanya baru dilakukan jika ada laporan kerugian masyarakat

2. Kenali profil perusahaannya

Namanya orang usaha pasti didorong motivasi, begitu pun halnya dengan perusahaan pemasaran jaringan. Kamu perlu melakukan riset awal untuk menjawab kepastian bahwa perusahaan itu adalah perusahaan yang serius, berintegritas, memiliki visi bisnis masa depan, tidak sekadar coba-coba atau untung-untungan saja. Pastikan ini sebelum kamu memutuskan bermitra dengan perusahaan itu.

Dapatkan jawaban dari setiap pertanyaan ini:Siapa yang men-support perusahaan jaringan pemasaran itu, termasuk jika ada grup perusahaan afiliasinya. Jika induk perusahaannya di luar negeri, di mana?

Dimana kantor operasionalnya, apakah jaringan kantor mereka di mana-mana?Sudah berapa lama perusahaannya didirikan?

Prestasi apa saja yang telah diraih oleh perusahaan itu di industri yang dijalankannya, ini untuk mengetahui reputasinya.Bagaimana perusahaan itu menjalankan sistem online-nya (komputerisasi), apakah ada kemudahan dan kecepatan akses dan pelayanan perusahaan secara offline maupun online?

Pasokan produk perusahaan, dari mana mereka memproduksinya? Apakah produknya bergaransi dan berstandar kualitas baik?Bagaimana mekanisme pengajuan klaim produk dan bonus/rewardnya.

Apakah kamu yakin perusahaan itu akan tetap bertahan dengan bisnisnya untuk masa 5 – 10 ke depan atau bahkan lebih?Apakah memungkinkan untuk mengembangkan jaringan di luar negeri?

Apa saja kemudahan yang ditawarkan bisnis perusahaan itu?Pertanyaan-pertanyaan ini harus terjawab dengan pasti dan jelas agar ketika kamu memutuskan terjun ke dalam bisnisnya, hasil kerja kerasmu akan terbayar dengan adil. Jangan sampai nih impian mu untuk membangun aset income di bisnis perusahaan itu jadi bubar jalan karena tiba-tiba perusahaannya menghilang atau kolaps.

3. Penawaran selain nilai uang kompensasi bisnisnya

Perusahaan pemasaran jaringan yang keren itu tidak hanya menawarkan sistem kompensasi yang baik, mereka juga menawarkan sistem edukasi yang akan membantu para pemasar barunya untuk bisa menjual dan membangun jaringan dengan lebih profit, lebih cepat, dan lebih cerdas. Berbisnis jaringan tidak hanya melulu uang, karena bisnis ini mengandalkan kekuatannya pada aset orang dan setiap orang berhak mendapatkan pendidikan, pengembangan keahlian bisnis buat mereka dan yang paling vital adalah pendidikan yang akan mengubah arah kehidupan mereka menjadi jauh lebih maju.Kalau kamu hanya berhenti pada informasi cara melakukan promosi produk, potensi income yang akan diperoleh, dan kemudahan mekanisme untuk menjalankannya, ingat kamu akan kehilangan uang dengan cepat ketika tidak memiliki kesiapan mental untuk memiliki banyak uang. Pastikan bahwa bisnis yang kamu pilih akan dimanfaatkan untuk membangun dirimu bukan sebaliknya, kamu dimanfaatkan untuk membangun bisnisnya saja.

Di perusahaan jaringan pemasaran yang keren, kamu akan mendapatkan banyak pencerahan terkait people skill: keterampilan berkomunikasi, sikap sukses, mengatasi ketakutan diri, kepemimpinan, kepercayaan diri, menentukan dan mencapai impian dan target, perencanaan hidup berkelanjutan. Jika kamu mendapatkan ilmu-ilmu ini di perusahaan itu, maka uang adalah konsekuensi logis yang kamu raih dengan menjalankan bisnis pemasaran jaringan di perusahaan itu.

Bisnis network marketing terbaik